IMPA UBT IKUT BERPERAN DALAM AKSI BERSIH SAMPAH HPSN 2018

Tarakan, Lensaborneo.com – Ikatan Mahasiswa Pecinta Alam Universitas Borneo Tarakan (IMPA UBT) ikut berperan aktif dalam aksi bersih sampah yang diadakan oleh pemerintah kota Tarakan. Aksi bersih sampah ini dilakukan dalam rangka memperingati Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) pada Minggu (11/02/2018).

Salah satu anggota IMPA UBT, Hardianti mengatakan bahwa IMPA UBT merupakan salah satu organisasi yang ruang lingkupnya berkaitan dengan lingkungan sehingga menjadi suatu keharusan untuk berperan dalam aksi memberihkan lingkungan. “Di sini IMPA turut berperan aktif dalam kegiatan aksi bersih sampah HPSN 2018 ini, karena IMPA juga merupakan salah satu organisasi yang membahas tentang lingkungan”, tuturnya.

Adapun aksi bersih sampah ini dilaksanakan di daerah pesisir pasar Beringin yang merupakan salah satu daerah pesisir di kota Tarakan yang notabenenya membutuhkan perhatian lebih mengenai kebersihan. “Di pasar Beringin kan daerah pesisir dan juga merupakan daerah pasang surut, jadi di situ dibutuhkan perhatian khusus. Soalnya kalau misalnya hari ini kita memungut sampah, suatu saat nanti misalnya besok atau malam air pasang, otomatis sampah nanti akan bertumpuk lagi di situ. Oleh karena itu, di daerah pesisir dibutuhkan perhatian khusus untuk ditangani”,terangnya.

Aksi bersih sampah HPSN ini turut mengajak masyarakat sekitar untuk lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan. “Dengan diadakannya kegiatan HPSN ini cukup bagus. Di sini pemerintah juga ikut melibatkan organisasi seperti IMPA, IRPA, Anak sekolah, BPLH serta masyarakat sekitar untuk ikut peduli lingkungan dengan membersihkan lingkungan di sekitar kita”,ungkapnya.

Dengan diadakannya kegiatan aksi bersih sampah HPSN ini, Hardianti atas nama IMPA UBT berharap ke depannya Kota Tarakan menjadi lebih bersih lagi dan terbebas dari sampah. “Harapan ke depannya untuk kota Tarakan yang lebih bersih dari sampah dan lingkungannya juga bisa lebih indah tanpa sampah dan yang paling penting adalah masyarakat di sekitar daerah pesisir pantai mereka juga bisa terbebas dari sampah organik maupun anorganik. Yang saya harapkan juga dari pemerintah, kegiatan seperti ini sebaiknya bisa lebih dioptimalkan lagi”,ujarnya.

Selain itu, Hardianti juga berpesan kepada masyarakat terkhusus mahasiswa untuk bijak dalam membuang sampah. “Saya juga menghimbau kepada mahasiswa dan masyarakat kota Tarakan, janganlah buang sampah sembarangan, nanti kita sendiri juga yang akan menerima akibatnya, kita yang hirup bau tidak sedapnya dan kita sendiri juga yang akan merasakan kebanjiran. Jangan membuang sampah sembarangan dan jangan sepelehkan sampah itu”,tegasnya. (dik)

 

 

Reply