Peresmian Galeri Investasi Bursa Efek Indonesia (BEI)

Tarakan, Lensaborneo.com – PT. Bursa Efek Indonesia (BEI) meresmikan Galeri Investasi BEI di Universitas Borneo Tarakan yang merupakan kerja sama antara Fakultas Ekonomi Universitas Borneo Tarakan (UBT) dengan PT. Bursa Efek Indonesia dan Phintraco Sekuritas, Kamis (18/01/2018).
Direktur Pengembangan PT. Bursa Efek Indonesia, Hosea Nicky Hogan mengatakan bahwa Galeri Investasi yang diresmikan di Fakultas Ekonomi UBT tersebut merupakan Galeri Investasi pertama di Kalimantan Utara (Kaltara) yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai investasi dan pasar modal. “Bursa senang sekali karena di Kaltara berdiri galeri investasi yang pertama. Ini adalah langkah awal yang baik untuk UBT dan juga langkah baik untuk Kota Tarakan dan Provinsi Kaltara secara keseluruhan, bahwa masyarakat yang ingin mengetahui lebih banyak dan lebih lanjut mengenai pengertian, manfaat, investasi saham, reksadana, bursa efek, pasar modal, hari ini terbuka aksesnya untuk bisa mendapatkan itu melalui galeri investasi ini”, tuturnya saat diwawancarai di Fakultas Ekonomi UBT.
Nicky juga mengatakan bahwa masih ada enam provinsi yang belum memiliki Kantor Perwakilan (KPw) BEI termasuk Provinsi Kaltara dan dalam waktu segera di tahun 2018 ini akan dilakukan pembukaan KPw di Kaltara dengan salah satu kandidat tempat kantor adalah Kota Tarakan. “Saya berharap dalam waktu segera di tahun 2018 ini dapat melanjutkan pembukaan Kantor Perwakilan (KPw) di Kaltara. Sementara ini, kami melihat bahwa tarakan menjadi salah satu kandidat untuk tempat Kantor Perwakilan Bursa. Saat ini Bursa sudah memiliki 29 KPw di 28 Provinsi. Jadi kita masih memiliki enam Provinsi yang belum kita bukakan KPw dan salah satunya adalah kaltara”,jelasnya.
Tidak hanya itu, Nicky juga berpesan kepada Mahasiswa untuk mengubah mindset tentang investasi dan mulai berinvestasi untuk meningkatkan kesejahteraan. “Investasi itu bukan pilihan, tetapi kebutuhan dan selama ini kalau investasi itu persepsinya hanya untuk orang kaya, untuk orang yang pintar, yang persepsinya itu sesuatu yang spekulatif, lupakan semua itu. Harus mulai berinvestasi, karena investasi bisa menambah kesejahteraan kita. Kita gak mau kan tetap hidup di bawah garis kesejahteraan. Kita butuh investasi untuk menambah kesejahteraan kita. Jadi mulailah dan mahasiswa adalah usia terbaik untuk memulai investasi jangka panjang dan itu akan berbuah manis pada saat kita berbicara 10-20 tahun ke depan” pesannya.
Achmad Fajar selaku Mahasiswa Fakultas Ekonomi UBT memberikan tanggapan positif dengan diresmikannya Galeri Investasi BEI – UBT. “Bagus, dengan adanya Galeri Investasi kini mahasiswa bisa lebih tahu dan bisa berkecipung di dunia pasar modal. Dulu kan akses kita gak ada nih. Nah, sekarang bagi yang mau akses kita sudah dekat, di fakultas kita sendiri. Jadi orang yang mau mengaplikasikan atau berpasar modal itu sudah dekat. Tinggal ke Fakultas Ekonomi lantai satu dan sudah ada juga semacam tutornya, jadi kita lebih mudah untuk berkecipung di dunia pasar modal”,tanggapnya.
Selain itu, Fajar juga berpesan kepada Mahasiswa lainnya tentang pentingnya berinvestasi. “Yang sama-sama kita tahu bahwa kita punya masa tua. Itu akan lebih bermanfaat dan lebih berguna jika kita berinvestasi. Intinya berinvestasi itu harus sabar, jangan melalui instan. Tadi yang disampaikan oleh BEI kalau mau instan, itu investasi bodong”,ujarnya.(dik)

 

 

Reply