Pembangunan Science Techno Park, Untuk Meningkatkan Ekonomi Kerakyatan di Kaltara

Tarakan, Lensaborneo.com – Pembangunan gedung baru yang berlokasikan di Universitas Borneo Tarakan merupakan proses pembangunan gedung Science Techno Park (STP) Kaltara. Prof. Dr. Adri Paton mengatakan bahwa STP merupakan program Kemenristekdikti bekerja sama dengan pemerintah Kabupaten/Kota dan Perguruan Tinggi yang bertujuan untuk meningkatkan ekonomi kerakyatan, terutama ekonomi masyarakat kecil menengah. “Science Techno Park ini adalah program Kemenristekdikti bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten/Kota dan juga bekerja sama dengan Universitas Borneo Tarakan, akhirnya dari pemerintah pusat Kemenristekdikti langsung menyempatkan pembangunan STP itu di depan sana. Sekarang sedang dibangun, dan insya allah akan selesai tahun depan sehingga nanti tujuannya bagaimana ekonomi kerakyatan, ekonomi masyarakat kecil menengah, termasuk nelayan-nelayan itu nanti hasil usaha kecil mereka yang ada yang tadinya mereka home industry atau industri kecil itu mungkin kalau dia labelingnya atau memvaksin hasil produksinya mungkin hanya bisa bertahan satu minggu, tetapi nanti ketika masuk di STP nanti bisa dikemas, dikelola dengan baik dan hasilnya akan semakin bisa bertahan lama dan itu bisa dipasarkan atau bahkan diekspor”, jelas Adri Paton saat diwawancarai di ruang auditorium rektorat lt.4, sabtu (28/10/2017).

Prof. Dr. Adri Paton selaku Rektor Universitas Borneo Tarakan melanjutkan bahwa program ini sangat didukung oleh walikota dan program ini merupakan sarana bagi UBT dalam melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi sebagai bentuk keikutsertaan dalam mengembangkan potensi ekonomi kerakyatan. “Science Techno Park ini sangat didukung oleh Pak Walikota dan kita juga sebagai Lembaga Perguruan Tinggi ini juga melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi yang salah satunya bagaimana keikutsertaan kita dalam mengembangkan potensi ekonomi kerakyatan yang ada di tarakan khususnya dan umumnya di kalimantan utara, terkhusus kepada usaha-usaha kecil menengah seperti nelayan, pedagang, petani dan sebagainya”, jelasnya.

Amiruddin S.T selaku pihak yang ditunjuk rektor sebagai user mengatakan bahwa pembangunan STP Kaltara tahap satu akan berakhir masa kontraknya pada bulan Desember. “Itu kontraknya sampai desember, tapi pembangunannya itu bertahap, untuk tahap satu itu pekerjaannya belum selesai tapi kontraknya sampai desember”, ungkapnya saat di temui di kantornya.

Pembangunan STP kaltara dilakukan secara bertahap, mulai dari tahap satu sampai dengan tahap tiga. Untuk tahap satu berupa pembangunan kantor, tahap dua pembangunan ruang laboratorium dan tahap tiga yaitu pembangunan ruang auditorium. “Nanti ada tahap dua, karena tahap dua itu saya lihat nanti ada ruang kelas laboratoriumnya, terus auditoriumnya itu di tahap tiga. Sekarang ini baru fungsi kantornya saja”, jelasnya.(dik/zai)

Reply